………. Karena Cinta……………
Hari-hari yang tengah dilalui rasanya kian semarak dan terkadang membuat hati ini tercengang dan terkagum-kagum….
Segalanya bermula dari ……. Cinta …….. ah…. Sebuah kata yang ‘nampak sederhana’ namun siapapun yang merasakannya tak akan pernah bisa berdiam diri untuk mengungkapkan berpuluh bahkan beratus juta kekaguman akan cinta dan kepada Siapa cinta itu dipersembahkan…….
Berjuta gelisah, beribu takut dari hari-kian ke hari hadir dalam relung-relung hati ini, ada galau, ada gundah yang entah dari mana datangnya tiba-tiba berhimpit menjadi satu dalam hati ini, ya……. Dari waktu ke waktu, hari-demi hari kekaguman kepadaMu kian membesar dan membesar, ketakjuban akanMu dari hari-kian ke hari kain membahana dalam hati ini……
Ah Duhai Yang Maha Pecinta Sejati…… adakah telah Engkau semaikan cinta indahMu dalam lubuk hati ini…? Adakah telah Engkau tanamkan benih-benih cintaMu dalam hamparan hati ini…?
Apakah Engkau telah mengabulkan permohonan diri ini untuk Engkau ijinkan agar dapat senantiasa bersimpuh mempersembahkan semurni-murninya cinta ini hanya untukMu dan hanya karenaMu….?
Duhai Yang Maha Mencintai……… bukankah Engkau tidak akan pernah mengecewakan hati-hati yang senantiasa tetambat padaMu ? bukankah Engkau senantiasa akan membalas cinta seorang hamba dan tak akan membiarkannya ‘bertepuk sebelah tangan….’ ? bukankah Engkau akan senantaisa menerima cinta seorang hamba meskipun mungkin dalam pandangan manusia hamba ‘sepertinya’ tiada layak untuk mencintaiMu ? namun hamba tiada akan pernah mundur….. hamba ingin senatiasa mengetuk pintuMu, hamba ingin senantiasa bersimpuh dihadapanMu, hamba ingin senantiasa memanggil-manggil hanya namaMu….. ya tiada yang lain….. hanya diriMu saja….. hanya diriMu saja yang ingin hamba tuju dikehidupan ini….
Rabb…… bukankah Engkau yang telah berfirman bahwa Engkau akan menerima ‘kedatangan’ seorang hamba, Engkau akan menerima taubat seorang hamba meskipun hamba membawa dosa sebanyak buih dilautan, meskipun hamba membawa dosa sebanyak pasir di lautan…? Rabbi…… betapa hamba sangat bahagia saat teringat akan firmanMu dalam sebuah hadits qudsi bahwa : bila seorang hamba mendekat kepadaMu sejengkal maka Engkau akan mendekat kepadanya satu hasta, bila seorang hamba mendekat kepadaMu sambil berjalan maka Engkau akan mendekat kepadanya dengan berlari. Ah betapa beruntungnya hamba bila cinta ini Engkau sambut dengan ‘penuh suka cita’, betapa beruntungnya hidup hamba bila Engkau sudi untuk menyemaikan cintaMu yang begitu agung kedalam diri hamba…..
Rabbana…… basahilah diri, hati, lisan dan pikiran ini dengan sepenuh-penuhnya cintaMu, jadikanlah lisan, diri, hati dan pikiran ini untuk senantiasa menyebut namaMu, untuk senantiasa mengingatMu, untuk senantiasa memurnikan cinta dan ketaatan hanya kepadaMu saja.
Dalam termaram cahaya rembulan malam
Dan dalam kesunyian yang begitu sepi
Ku duduk dan mencoba tuk menerawang
Memikirkan dan menelaah lembar-demi lembar kehidupan yang tlah dilalui
Ku ingin kembali merajut benang-benang kehidupan yang telah begitu kusut
Ku ingin kembali mengumpulkan cinta dan cita yang telah berserak
Ku ingin kembali menyatukan asa dan rasa yang begitu lama tak menentu
Agar semuanya kembali berjalan dalam alunan melodi keindahan
Agar semuanya kembali berjalan dalam irama cinta yang menenteramkan
CintaMu…………..
Adalah cinta yang tiada akan pernah lapuk oleh hujan
Adalah cinta yang tiada akan pernah lekang oleh panas
Karena cintaMu adalah sumber segala kehidupanku
Karena cintaMu adalah energi dalam setiap detik hidupku
Seorang bijak pernah berkata “
Dengan cinta, yang jauh akan menjadi terasa dekat, yang sulit akan menjadi terasa mudah, karena dalam hatinya telah tertanam dan senantiasa terbawa cinta dari Pujaan hatinya…………..