Hari-hari ini semakin kurasakan desakan dan hentakan dalam setiap perasaan yang kian terasa bergejolak.
Ku ingin mencari jalan, jalan menuju cinta-Nya, jalan untuk menjadi hamba-Nya, hamba yang karena sayangNya Dia, maka 'mata-Nya' menjadi jalan untuk memandang, 'kaki-Nya' menjadi jalan untuk melangkah, dan setiap detik dan setiap helaan nafas ini menjadi jalan untuk melakukan pengabdian sepenuh-penuhnya pengabdian hanya untuk-Nya.
Ah.... betapa langkahku ini kadang begitu gontai, kakiku terseret seret, terseok-seok untuk mendapatkan ridhla-Nya. Betapa ku ingin saat ku menujuNya satu jengkal Dia menyambutku satu depa, saat ku menujuNya satu depa Dia menyambutku satu hasta, saat ku berjalan menujuNya Dia menyambutku dengan berlari......
Rabbi..... akankah Engkau ijinkan hamba untuk bersimpuh mempersembahkan pengabdianku kepadaMu dengan sepenuh-penuhnya pengabdian...?
Rabbi.... jangan Engkau jauhkan hamba dariMu, jangan Engkau jauhi hamba, jangan Engkau tinggalkan hamba ya Rabb........................
Rabbi... bimbinglah setiap detik kehidupan hamba dengan sebaik-baik bimbinganMu, tuntunlah hamba dengan seindah-indah tuntunanMu.........
Semaikanlah dalam hati hamba ini cintaMu, sehingga hamba dapat mencintaiMu dengan sepenuh-penuhnya cinta ya Rabb.........
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment